Skandal Impor Emas PT Antam Rp47,1 Triliun, Demokrat Dorong DPR Segera Bentuk Panja

Wartautama.co (Jakarta) – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Santoso mendorong pembentukan Panitia Kerja (Panja) skandal penyelundupan impor emas batangan yang dilakukan PT Aneka Tambang (Antam). Pasalnya, penyelundupan dari Singapura ke Indonesia yang terjadi di Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta itu bernilai bombastis, yakni sebesar Rp 47,1 triliun.

Tidak hanya itu Santoso juga meminta agar Kejaksaan Agung cepat dan serius dalam mengungkap skandal ini. Sebab skandal besar ini diperkirakan merugikan negara hingga sebesar Rp 2,9 triliun.

“Saya selaku anggota Komisi III DPR RI meminta kepada @KejaksaanRI untuk transparan dan cepat dalam menangani kasus ini,” kata Santoso, melalui akun twitternya @DKISantoso, Jumat, 30 Juli 2021.

Menurut Santoso, keterbukaan Kejagung mengusut kasus ini sangat ditunggu masyarakat. Apalagi saat ini masyarakat tengah resah melawan Pandemi.

“Saat ini kita sedang menghadapi kesulitan akibat Pandemi Covid-19 yang belum berkesudahan. Energi kita banyak untuk menghadapi itu, makanya harus bekerja cepat, efesien, dan sesuai aturan yg ada,” jelasnya.

Santoso menyampaikan, laporan Komisi III DPR RI (Artheria Dahlan) terhadap persoalan ini harus segera ditanggapi oleh Kejaksaan Agung dengan memanggil pihak-pihak terkait (PT ANTAM) dan dilakukan secara transparan agar Komisi III bisa memantau secara serius perkembangannya.

“Nah, kami di DPR akan mempercepat proses pembentukan panja, sebagaimana sebelumnya disampaikan saudara Herman Herry dari PDIP,” ungkap Santoso.

Diketahui, pada pertengahan Juni lalu, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) disebut-sebut terlibat dalam skandal impor emas. Perusahaan pelat merah itu diduga menggelapkan produk emas setara Rp 47,1 triliun dengan cara menukar kode impornya.

Tujuan penukaran tersebut untuk menghindari bea dan pajak penghasilan (PPh) impor. Skandal ini muncul berawal dari pernyataan anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan.

Ia menyebut Antam terlibat dalam dugaan penggelapan impor emas. Kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta diduga ikut terlibat.

Pada rapat kerja Komisi III dengan Kejaksaan Agung saat itu diungkap adanya upaya penghindaran bea masuk pada kasus itu. Kode HS untuk impor emas tersebut telah diubah. Sehingga ada indikasi perbuatan manipulasi, pemalsuan, dan menginformasikan hal yang tidak benar.

Seharusnya, produk ini kena bea masuk hingga 5% dan PPh 2,5%. Potensi kerugian negara mencapai Rp 2,9 triliun.

Emas yang diimpor dari Singapura tersebut mulanya berbentuk setengah jadi dan berlabel. Batangan emas yang sudah bermerek, bernomor seri, dikemas rapi bersegel dan tercetak keterangan berat serta kandungan emasnya. Sehingga seolah-olah sebagai bongkahan emas. (Gus Din)

KUKERTA UNRI

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Terbaru

Babinsa Koramil 06/Sungai Apit Tingkatkan Pengawasan Prokes di Pasar Sungai Apit

Wartautama.co (Siak) –Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Sungai Apit, Anggota Koramil 06/ Sungai Apit Kodim 0303/Bengkalis Kopka Agus Sumantri...

Polda Sumut berhasil ungkap 5 perampok Toko Emas di Pajak Simpang Limun

Wartautama.co (Medan) - Kapolda Sumut pimpin Press Release pengungkapan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Toko Mas Aulia Chan dan Masrul F. Rabu...

Babinsa Bersama MPA Laksanakan Giat Patroli Karhutla di Kampung Sungai Berbari

Wartautama.co (Siak) – Anggota Koramil 06/ Sungai Apit Kodim 0303/Bengkalis Sertu Supardi dan Serda Sabam Manurung bersama MPA terus melaksanakan upaya antisipasi kebakaran hutan...

Senjata Api Disita dari Pelaku Perampok di Pasar Simpang Limun Medan

Wartautama.co (Medan) | Belum lupa diingatan kita kasus perampokan toko emas yang sempat menghebohkan di pasar Simpang Limun Jalan Sisingamangara Medan, Kamis (26/8/2021) beberapa...

Berita Terkait

Presiden Jokowi Groundbreaking Pembangunan Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

Wartautama.co (Jakarta) - Presiden Joko Widodo pagi ini, Rabu, 15 September 2021, melakukan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia. Tak hanya...

Partai UKM Indonesia Sebut Ambang Batas 20 Persen Merupakan Hegemoni Politik Kekuasaan Korup

Wartautama.co (Jakarta) - Partai UKM Indonesia meminta kepada Pemerintah, DPR RI dan Mahkamah Konstitusi merubah Undang Undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait...

Praktisi Hukum: Putusan MK dan MA, Tamparan Buat Ombudsman RI, Komnas HAM dan 57 Pegawai KPK Non Aktif

Wartautama.co (Jakarta) - Putusan Mahkamah Agung (MA) RI dalam perkara Uji Materil No : 26 P/HUM/2021, tanggal 9 September 2021, yaitu "Menolak Gugatan Uji...

Jumat Berkah, Ratusan PKL Jalan STM Medan Dapat Bantuan Sembako dari Kabareskrim Polri

Wartautama.co (MEDAN) - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang sehari-hari menjajakan makanan dan minuman sepanjang Jalan STM Kelurahan Sitirejo II Kecamatan Medan Amplas Kota...

Partai UKM Indonesia Akan Gelar Workshop Ekonomi dan Bisnis UMKM Bagi Pengurus dan Anggota

Wartautama.co (Jakarta) - Sri Rahayu ND Anggota Dewan Pakar DPP Partai UKM Indonesia menyatakan partainya akan menggelar Workshop Ekonomi dan Bisnis UMKM. Dimana nantinya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini