Merawat Tulang Belakang, 20 Persen Kewajiban Dokter dan 80 Persen Usaha Dari Anda Sendiri

Wartautama.co (Pekanbaru) – Masalah pada tulang belakang merupakan persoalan yang bermain dalam pikiran jika bagi seseorang mulai mengalami gangguan pada tulang belakang terutama bagi individu yang sudah berumur atau bagi individu yang mengalami kecelakaan.

Berkiprah selama 17 tahun dalam parkit Matan awam sebagai pegawai perubatan dan pakar perubatan Orthopedic dokter Febian Cong inbox berkata faktor perlu dipertimbangkan sebelum seseorang pasien perlu menjalani pembedahan tulang.

Menyifatkan pembedahan (pasien yang mengalami ketidak kenyamanan pada tulang belakang) adalah 1 pilihan, berkata sebagai dokter pakar perundingan bedah ortopedi, beliau sering mengingatkan pasien bahwa setiap pembedahan tulang adalah pembedahan mayor dan ia mempunyai risiko tertentu bergantung kepada jenis dan faktor sakit tulang dipahami oleh pasien.

Sebagai contoh, sekiranya pasien mengalami slip ditulang atau tulang rawan keluar dari pada saraf, pilihan untuk menjalani pembedahan karena apabila pasien yang mendapatkan perawatan sudah lumpuh namun masih boleh berjalan, nah penanganan yang akan diberikan adalah mengamalkan pengembalian obat atau diberikan suntikan serta menjalani fisioterapi bagi pengawal kesehatan sekiranya pasien tidak mau menjalani pembedahan, tidak ditemui di Candy Hospital Pantai Disini.

Sebagai perundingan pakar bedah ortopedi Hospital Pantai sebulan lalu, dokter Fabian berkata seorang wanita warga Vietnam mengalami kecelakaan wadrib legia , yang mana kecelakaan itu berlaku pada tulang di bagian cervical (C) lima 36 termasuk kecerahan di bagian saraf tunjang yang mengawal pernapasan akibat jatuh dari tempat yang tinggi.

Ia mengatakan apabila pembedahan dijalankan didapati sendi tulang antara C5 dan C6 terkenal atau subluxation, kedua-dua sendi itu telah lari dari pada lokasi asal sehingga menyebabkan tulang berkenaan tekanan saraf tunjang yang mengawal pernapasan.

Pembedahan dilakukan dengan memasukkan besi ke dalam tulang belakang pasien berkenaan agar sendi tersebut stabil justru mematikan saraf berkenaan boleh sembuh.

Jadi ketika berhikmat di Hospital kerajaan dokter memberikan tempo sehingga apabila bulan 9 bulan untuk pulih termasuk memastikan pasien membuat perawatan susulan seperti menjalani rehabilitasi.

Pasien wanita warga asing itu yang dulunya terbaring akibat kecelakaan tulang, ini mampu menggerakkan tangan dan kakinya dalam tempo 1 tahun selepas dibantu rekan-rekan untuk melakukan fisioterapi.

Bagi saya secara pribadi, kecederaan dialami pasien dalam senario seumpama ini adalah 80% bergantung kepada usaha pasien untuk pemulihan termasuk menjalani rehabilitasi dan fisioterapi selebihnya adalah bantuan dokter untuk memastikan pembedahan berjaya dilaksanakan katanya.

Dokter Febian turut berbagi pengalaman mengenai pasien laki-laki yang berusia lingkungan usia 30-an mengalami kecenderungan tulang belakang lumbar yang terhimpat (compress) akibat terjatuh dari tempat tinggi ketika kecelakaan.

Itu berlaku kepada pasien warga 60 tahun keatas pembedahan adalah pilihan anak kecil berani tu dikategorikan osteoporotic picture pulang sudah lembut dan memberikan resiko tinggi kepada pasien sekiranya mempunyai pasien kronik yang lain.

Bagi pasien yang masih muda, pikirannya melibatkan saraf putus atau Terhempas pembedahan perlu dijalankan dalam tempo 24 hingga 48 jam untuk melonggarkan saraf (decompression) yang terhimpit supaya ia bernapas kembali jika dibiarkan tanpa pembedahan saraf berkenaan boleh kekal mati sekaligus menyebabkan pasien mengalami kecelakaan saraf ujar dokter.

Menurutnya, bagi setengah pasien mengalami tulang patah di bagian tengkuk pasien boleh mengalami kuat Rip legia atau disebut juga tetraplegia, keadaan dimana saraf yang mengawal tangan dan kaki akan menyebabkan ke 44 anggota itu lumpuh.

Lanjut dokter Pantai Spit Allegro bagi bagi pasien yang mengalami situasi kecederaan apabila saraf menekan separuh atau 1/4 saraf tunjang berkenaan, pasien mungkin mengalami kuadrat tidak lengkap sekiranya masih boleh melakukan pergerakan sama ada tangan atau kaki.

Namun bagi pasien yang tidak bernasib baik kita lihat menerusi pembedahan dan mendapati pasien berkenaan mengalami transaktif cor atau saraf tunjang putus, maka agar sukar untuk kembali pulih meskipun pembedahan dilakukan dengan secepat mungkin terang dokter.

Dokter Febian berkata seorang lelaki warga emas berusia 60 tahun yang mengalami sindrom buka cauda equina di mana Cedera yang dialami menyebabkan para pelajar atau lumpuh separah badan serta tidak mampu mengawal air kencing.

Dalam ke Umpama itu Orthopedic menjalankan pembedahan dengan decompression menstabilkan tulang belakang dengan memasang kru titik justru, karep yang berkenaan boleh kembali pulih dengan keadaan tulang belakang yang stabil.

Pasien seumpama ini terutama nya bagi yang turut mengalami masalah kesehatan lain seperti kencing manis tinggi memerlukan tempo proses rehabilitasi yang panjang termasuk melakukan latihan pernapasan dan fisioterapi, ujar dokter.

Untuk berobat ke rumah sakit Pantai Ayer Keroh Melaka Malaysia dapat menghubungi kantor perwakila kami di Pekanbaru di Jalan Teratai No. 202 A Sukajadi Pekanbaru No Hp. 0812 7736 1440 atau (0761) 8654344. (Rls)

KUKERTA UNRI

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Terbaru

Menuju Desa Sehat, KUKERTA UNRI Kelurahan Pematang Reba Lakukan Penanaman Tanaman TOGA

Wartautama.co (Inhu) - Pada Senin (02/08) Tim Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) mahasiswa Universitas Riau (UNRI) ajak warga manfaatkan perkarangan rumah untuk menanam Tanaman...

Presiden Jokowi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Ikhtiar Melawan Pandemi Covid-19

Wartautama.co (Jakarta) - Saat ini, Indonesia tengah menghadapi ujian yang sangat berat yaitu pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan...

Awasi Penerapan Prokes, Sertu Velky Laksanakan Patroli Di Pasar Sungai Apit

Wartautama.co (Siak) - Sertu Velky Babinsa Koramil 06/Sungai Apit, Kodim 0303/Bengkalis terus melaksanakan upaya untuk meminimalisir Penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan patroli pendisiplinan protokol kesehatan...

Babinsa Koramil 06/Sungai Apit, Cegah Karhutla Dengan Patroli Dan Sosialisasi Di Wilayah Binaan

Wartautama.co (Siak) – Anggota Koramil 06/ Sungai Apit, Kodim 0303/Bengkalis Sertu Supardi bersama masyarakat kembali melaksanakan kegiatan rutin Patroli dalam rangka mencegah karhutla diwilayah...

Berita Terkait

Presiden Jokowi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Ikhtiar Melawan Pandemi Covid-19

Wartautama.co (Jakarta) - Saat ini, Indonesia tengah menghadapi ujian yang sangat berat yaitu pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan...

Kondisi Pandemi Covid-19, Segini Harga Tempat Tidur Rumdis Ketua DPRD Rohil

Wartautama.co (Rohil) - Sekretaris Dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) menyebutkan kegiatan pengadaan tempat tidur rumah dinas (Rumdis) ketua DPRD...

DAS Akan Merengkuk di Penjara Gegara Benda Haram Ini

Wartautama.co (SIAK) - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Siak Kembali mengamankan satu orang diduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Pelaku inisial DAS (37) diamankan dirumahnya...

Tinjau Isoter Asrama Haji, Kapolda Riau : Tetap Semangat Ini Tugas Yang Mulia

Wartautama.co (PEKANBARU) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi didampingi Wakapolda serta para pejabat utama melakukan peninjauan di Asrama...

Hakim Vonis Terdakwa Yan Prana 3 Tahun dari Tuntutan Jaksa 7,6 Tahun

Wartautama.co (Pekanbaru) – Sidang perkara tindak pidana korupsi dengan terdakwa Yan Prana Jaya Indra Rasyid mantan Kepala Bappenda Kabupaten Siak Tahun 2012 – 2017...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini