Kordinator ARJ: Presiden Jokowi Bilang Komunikasi Publik UU Cipta Kerja Sangat Jelek, Menteri-Menteri Harus Berbenah

Wartautama.co (Jakarta) – Ketua Umum Forum Relawan Demokrasi (Foreder) Aidil Fitri yang juga Kordinator Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) sepakat dengan kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), seperti yang disampaikan Kepala kantor Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko. Terkait tentang buruk-nya komunikasi dan publikasi tentang Undang-Undang (UU) Cipta Kerja kepada masyarakat.

“Buruknya komunikasi Menteri-Menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sosialisasi dan publikasi UU Cipta Kerja, menyebabkan pemerintah dikritik keras oleh masyarakat. Padahal kalau para menteri melakukan komunikasi dengan baik, takkan ada penolakan yang berlebihan,” kata Aidil Fitri dalam rilisnya, Kamis, (22/10/2020) di Jakarta, saat menimpali statemen Moeldoko Kepala KSP.

Menurut Tokoh Relawan Jokowi-Amin pada Pilpres 2019 lalu ini, Foreder dan ratusan organ-organ yang tergabung di ARJ mendukung penuh kepemimpinan Jokowi. Kata Aidil, seluruh komunitas relawan akan mengawal Jokowi-Amin sampai akhir masa jabatan tahun 2024.

“Kami terus mengawal dan mendukung kepemimpinan Presiden Jokowi. Relawan memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar program-program pemerintah berjalan dengan baik. Untuk kami meminta para Menteri-Menteri Kabinet Indonesia Maju harus fokus menjalankan pada visi Presiden, dengan program Nawacita II,” tegas Aidil.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko kepada media mengatakan, mendapat teguran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait komunikasi publik tentang UU Omnibus Law. Moeldoko mengakui komunikasi publik para menteri sangat jelek.

Hal ini disampaikan Moeldoko dalam jumpa pers di Kantor Staf Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2020).

Ia menjelaskan, perkembangan informasi yang sangat pesat di media sosial. sehingga ini membuat pemerintah kewalahan menghadapi disinformasi.

Kata Moeldoko, semuanya memahami, sungguh-sungguh, khususnya yang berada di Kantor Staf Kepresidenan. Menurutnya, pemerintah memasuki sebuah disruption, seperti situasi saat ini dimana media sosial tumbuh luar biasa  dengan cepat.

“Kadang-kadang melampaui imajinasi kita, dan di situlah kita kadang-kadang kewalahan menghadapi pertumbuhan disinformasi dan hoaks,” ujar Moeldoko.

Meski demikian, lanjut Moeldoko, pihaknya terus membenahi diri, khususnya dalam konteks omnibus law UU Cipta Kerja. Dia mengungkap ada teguran dari Jokowi karena komunikasi publik sangat jelek.

Katanya, hal ini bukan sebuah alasan bagi kami untuk tidak berkomunikasi dengan baik. Pemerintah harus selalu membenahi diri dan kita selalu ingin perbaiki diri, khususnya dalam konteks UU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Memang banyak masukan dari berbagai pihak dan Presiden juga sangat-sangat tahu. Kami semuanya ditegur oleh Presiden bahwa komunikasi publik kita sungguh sangat jelek,” tandas Moeldoko. (red)

Penulis: RB. Syafrudin Budiman SIP

KUKERTA UNRI

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Terbaru

Kabaharkam Polri Beri Pembekalan di Apel Kasatwil 2020, Ini yang Disampaikan

Wartautama.co (Jakarta) - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, memberikan pembekalan kepada peserta Apel Kasatwil 2020, yang digelar secara virtual...

Waw… Batalyon Arhanud 13/PBY Sudah Punya Alutsista Rudal Starstreak

Wartautama.co (Pekanbaru) - Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto menghadiri acara Tradisi Penerimaan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) Baru (Rudal Starstreak) Batalyon Arhanud 13/PBY dan...

Satresnarkoba Polres Siak Sikat Pengedar Narkoba di Pelalawan

Wartautama.co (Siak) - Diduga sebagai pengedar narkoba, JL (45) warga Warga Desa Lalang Kecamatan Pelalawan, ditangkap Sat Res Narkoba Polres Siak. Tersangka ditangkap di Jalan...

Oknum Kontraktor Diduga Tak Bayar Gaji, PHL Meradang

Wartautama.co (Siak) - Seorang oknum kontraktor berinisial OS diduga tidak membayarkan upah PHL atau Pekerja Harian Lepasnya, yang bekerja disalah satu PT di Kecamatan...

Berita Terkait

Kabaharkam Polri Beri Pembekalan di Apel Kasatwil 2020, Ini yang Disampaikan

Wartautama.co (Jakarta) - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, memberikan pembekalan kepada peserta Apel Kasatwil 2020, yang digelar secara virtual...

Partai UKM Rekrut dan Bentuk 50 Persen Kepengurusan Perempuan

Wartautama.co (Jakarta) - Partai UKM (Usaha Kecil Menengah) dalam penyusunan kepengurusan, mulai dari tingkat DPP, DPW, DPD dan DPC merekrut 50 persen perempuan. Persyaratan...

Relawan Foreder Dukung Pangdam Jaya Tertibkan Baliho Revolusi Habib Rizieq

Wartautama.co (Jakarta) - Ketua Umum Forum Relawan Demokrasi (Foreder) Aidil Fitri menyatakan mendukung langkah Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang memerintahkan anak buahnya...

Roger Melles Tokoh Pemuda Papua Minta Pandam Jaya, Jangan Berlebihan dengan Menurunkan Baliho HRS dan Mau Bubarkan FPI

Wartautama.co (Jakarta) - Roger Melles Tokoh Pemuda asal Papua menilai kejadian penurunan baliho dan spanduk Habib Rizieq Shihab (HRS) dinilai berlebihan dan tidak wajar....

DPP KNPI Minta Mendagri Copot Kepala Daerah yang Melanggar Protokol Kesehatan

Wartautama.co (Jakarta) – Banyaknya Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid 19 terkait kerumunan massa yang sangat berlebihan di Pemda DKI Jakarta yang mengakibatkan Gub DKI Jakarta...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini