Berjalan 20 Hari Kampanye, 23 Pelanggaran Diproses Bawaslu

Wartautama.co (Pekanbaru) – Sejak 26 September 2020 sampai dengan hari ini jumat/16 Oktober 2020, kampanye telah berjalan selama 20 hari. Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di 9 Kabupaten/Kota se-Riau telah melakukan Kampanye sebanyak 1.071 kali kampanye, terdapat 23 pelanggaran yang diproses. Sanksi Pembubaran kampanye bertambah 3 kasus dari 10 hari pertama menjadi 5 kasus, penambahan terjadi di Kabupaten Rokan Hilir Kecamatan Bagan Sinembah, Kecamatan Pujud, dan Kecamatan Tanah Putih.

“Hasil pengawasan kami di 10 hari kedua kampanye ini, ada 3 kegiatan kampanye yang dibubarkan di Kabupaten Rokan Hilir karena tidak memiliki STTP,” tutur Rusidi Rusdan ketua Bawaslu Riau.

Untuk penyebaran bahan kampanye, Bawaslu belum menemukan bahan kampanye baru yang disebarkan paslon. Masih sama seperti sebelumnya yakni pakaian, penutup kepala, masker, stiker, hand sanitizer, kalender dan kartu nama.

“Sampai dengan 20 hari masa kampanye, kami belum menemukan bahan kampanye baru. Bahan kampanye yang yang kami temukan masih berupa pakaian, penutup kepala, masker, stiker, hand sanitizer, kalender dan kartu nama, dan kalender.” jelasnya.

Dari catatan kegiatan kampanye se Riau, jumlah pertemuan terbatas atau tatap muka tertingggi di Kota dumai, sebanyak 262 kampanye, sedangkan pelaksanaan kampanye terendah berada di Kabupaten Kuansing dengan jumlah sebanyak 43 kampanye.

Sementara itu total Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang setelah penertiban yang dilakukan Bawaslu, masih tercatat 1.485 APK . Jumlah terbanyak berada di Kabupaten Bengkalis dengan total 1.260 APK dan yang terkecil berada di 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rokan Hulu dengan 0 APK.

Sedangkan Penyebaran Bahan Kampanye, Bawaslu se- Riau mencatat ada 14.268. Dimana jumlah terbanyak penyebaran bahan kampanye berada di Kabupaten Rokan Hilir yakni sebanyak 13.357, terkecil berada di Kabupaten Meranti dengan 0 bahan kampanye.

Untuk kampanye dalam bentuk daring, tercatat sebanyak 5 kali, dilaksanakan di Kota Dumai sedangkan untuk 8 Kabupaten lainnya belum ditemukan kampanye daring.

Catatan yang menggembirakan, sampai 20 hari kampanye belum ada pelanggaran berupa penyalahgunaan program dan anggaran Pemerintah Daerah.

Terkait penyebaran virus Covid-19, selama 20 hari masa kampanye dibandingkan pada 10 hari sebelumnya masa kampanye terdapat peningkatan sebanyak 17 kasus/orang yakni dari 628 orang sebelum masa kampanye menjadi 645 Orang setelah 20 hari masa kampanye.

Adapun 23 Pelanggaran yang diproses oleh Bawaslu se-Riau meliputi dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), dugaan pelanggaran administrasi, serta dugaan pelanggaran pidana. Dengan rincian di Kabupaten Rokan Hilir 1 pelanggaran yakni pelanggaran netralitas ASN. Di Kabupaten Siak 2 Pelanggaran yaitu, 1 pelanggaran administrasi, dan 1 lagi pelanggaran netralitas ASN.

Kemudian Kabupaten Pelalawan ada 3 pelanggaran, yakni 1 dugaan pelanggaran politik uang, 2 pelanggaran netralitas ASN, dimana salah satu pelanggarannya melalui media sosial dengan dugaan pelanggaran berupa terdapatnya postingan di akun resmi Pemerintah Daerah (Pemda) yang menandai salah satu Pasangan Calon, Hal tersebut diduga dilakukan oleh Pejabat ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Pelalawan.

Lalu di Kabupaten Kepulauan Meranti, terdapat 2 pelanggaran netralitas ASN, dan 1 pelanggaran lainnya.

Untuk Kota Dumai, terdapat 3 pelanggaran netralitas ASN, dan 1 pelanggaran lainnya. Di Kabupaten Kuantan Singingi terdapat 2 Pelanggaran netralitas ASN dalam bentuk postingan yang dibuat oleh kaur pemerintah, dan adanya anggota BPD yang memberikan izin kedainya atau warungnya dijadikan Posko salah satu Paslon.

Di Kabupaten Indragiri Hulu terdapat 8 Pelanggaran, yakni 5 pelanggaran kampanye tanpa STTP, dan 3 pelanggaran kampanye di luar ruangan.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan berjanji akan memproses seluruh pelanggaran tersebut sampai tuntas, dan apabila akibat dari pelanggaran itu terdapat sanksi pembatalan terhadap paslon, Bawaslu akan merekomendasikannya ke KPU agar dilakukan diskualifikasi calon.

“Semua pelanggaran tersebut akan kita proses. Apabila dari pelanggaran tersebut berakibat pembatalan Paslon, kita akan rekomendasikan KPU untuk mendiskualifikasi paslon,” tegasnya. (Rls)

KUKERTA UNRI

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Terbaru

BBKSDS Riau Pasang GPS Collar untuk Minimalisir Konflik dengan Manusia

Wartautama.co (Pekanbaru) - Menggandeng Rimba Satwa Foundation (RSF), Perkumpulan Gajah Indonesia (PGI), dan para penggiat satwa, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam ( BBKSDA)...

Babinsa Koramil 06/Sungai Apit Edukasi Masyarakat Buka Lahan Tanpa Membakar

Wartautama.co (Siak) - Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa koramil 06/Sungai Apit Kodim 0303/Bengkalis terus bergerak memberikan himbauan sekaligus mengedukasi kepada...

Anggota Koramil 06/SA Bersama Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi Wajib Memakai Masker

Wartautama.co (Siak) - Babinsa Koramil 06/Sungai Apit bersama tim satgas Covid-19 kecamatan Sungai Apit melaksanakan Kegiatan Operasi Yustisi penegakan tindakan disiplin untuk mematuhi Protokol...

Upaya Memutus Penyebaran Covid-19, Babinsa Koramil 06/Sungai Apit Laksanakan Patroli Pasar

Wartautama.co (Siak) - Patroli untuk sosialisasikan protokol kesehatan kepada warga sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 secara rutin dan terus...

Berita Terkait

BBKSDS Riau Pasang GPS Collar untuk Minimalisir Konflik dengan Manusia

Wartautama.co (Pekanbaru) - Menggandeng Rimba Satwa Foundation (RSF), Perkumpulan Gajah Indonesia (PGI), dan para penggiat satwa, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam ( BBKSDA)...

Mau Naik Tol Pekanbaru-Dumai, Mulai Tanggal Ini Bayar Lho

Wartautama.co (Pekanbaru) - Pemerintah Provinsi Riau, telah menerima salinan Surat Keputusan (SK), penetapan pengoperasian jalan tol Pekanbaru-Dumai, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Beredar Video Begal di Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Penjelasan Kasat PJR Polda Riau

Wartautama.co (Pekanbaru) - Direktorat Lalulintas Polda Riau, mengeluarkan pernyataan, terkait. Video viral yang di upload akun ''Tamu Negara'' di media sosial Facebook. Adanya postingan,...

Penyanyi dengan Hits Telolet Om Om, Intan Sari Akan Buat Group Duo

Wartautama.co (Jakarta) - Pedangdut cantik dan sexy Intan Sari yang juga pelantun lagu “Telolet Om-Om” ciptaan Endang Raes, merasa bosan menjadi biduanita Solo, dia...

Bawaslu Meranti Himbau, Warga Meranti Jangan Terjebak Politik Uang Dalam Pilkada 2020

Wartautama.co (Meranti) -- Bawaslu Meranti mengajak masyarakat Kepulauan Meranti untuk tidak terjebak dengan politik uang dalam Pilkada Kepulauan Meranti tahun 2020. "Hindari dan tolak politik...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini