- Advertisement -spot_img
BerandaEntertainmentKerinduan, Panutan Jiwaku

Kerinduan, Panutan Jiwaku

Jeruji, ya itu pernah menjadi pembatas antara kamu dan anak-anak mu. Ribuan anak-anak mu merindukan sentuhan langsung dan hidangan makanan langit yang selalu kamu sajikan.

Awal ku berfikir, jeruji kedua kali ini akan memisahkan kita untuk waktu yang lama. Tapi kamu selalu berpesan, sabarlah dan terus bertawakal.

Sehingga ku tersadarkan, tenyata aliran air selalu mengalir mendinginkan kolbuku. ternyata kasih sayang mu selalu bersama anak-anak mu yang sudah mengikuti didikan, ajaran hikmah yang engkau ajarkan.

Tanpa engkau, dunia akan selalu dalam kegelapan, hanya secercah cahaya bermula dari mu, lalu engkau hidupkan pelita-pelita kehidupan disekeliling mu hingga cahayanya Tampak terang hingga ke seluruh dunia.

Namun, Namamu menjadi cacian, makian dan olokan bagi mereka yang tidak mengenal dan tidak mau mengenal kamu. Namun bagi anak-anak mu, nama mu akan selalu dikenang dan harum sepanjang sejarah peradaban manusia kedepanya.

Kenapa aku yakin nama mu akan dikenang selamanya, karena kamu bukanlah manusia yang gemar berbuat salah, kamu bukan melakukan perbuatan kriminal, atau kejahatan apapun. Kamu yang ku tahu hanya ingin mengembalikan manusia kepada fitrahnya yang hanya mengabdikan diri kepada Tuhan Semesta Alam.

Kini ku tidak lagi bisa menatap mu, menyentuh mu, memeluk mu. Tapi semangat, tunjuk ajar mu selalu bersama ku.

Aku rindu, engkau panutan jiwaku… Penerang kolbuku.

Amanah mu, akan selalu ku jaga dan ku genggam erat hingga nafas ini tidak lagi berhembus. (Bersambung…)

Oleh: Batara Kresna Dirgantara

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_img
BERITA TERBARU
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here