Ahli Epidemiologi: Jangan Mimpi Pandemi Covid-19 Akan Selesai Tahun Ini

Wartautama.co – Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono, menilai, pandemi Covid-19 di Indonesia tidak akan selesai dalam waktu dekat. Menurut dia, pandemi Covid-19 masih akan berlangsung dalam beberapa tahun ke depan.

Dia memprediksi, hingga Desember nanti, gelombang pertama pandemi Covid-19 belum selesai.

“Pandemi ini masih panjang, (bisa) dua, tiga, empat tahun, atau mungkin sampai lima tahun. Jadi jangan mimpi bahwa pandemi akan selesai tahun ini, karena masalahnya susah sekali,” ujar Pandu dalam webinar ‘Urgensi Penanganan Permukiman Padat Penduduk Menghadapi Pandemi Covid-19’.

Pandu menilai, pemerintah tidak serius menangani pandemi Covid-19. Banyak pemerintah daerah yang tidak melakukan pemeriksaan Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) karena tidak ingin daerahnya berstatus zona merah.

“Jadi jangan mimpi untuk bisa mengakhiri pandemi ini selesai dengan cepat, karena memang kita tidak serius sama sekali menangani pandemi,” kata dia.

Jika ingin mempercepat penanganan Covid-19, Pandu berujar, pemerintah harus benar-benar aktif melacak kasus (tracing), melakukan tes PCR, dan mengisolasi pasien positif Covid-19.

Tempat isolasi pasien pun harus berlokasi agak jauh dari permukiman agar tidak berpotensi menularkan virus kepada orang lain. Langkah lainnya, pemerintah juga harus memastikan masyarakat disiplin melaksanakan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

“Kalau ada perbaikan (penanganan Covid-19), melakukan 3M, isolasi yang benar, lacak yang benar, tes yang benar, bukan dengan rapid test, tapi dengan tes PCR, maka kita akan cepat melandaikan,” ucap Pandu.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Suharti menyatakan, Pemprov DKI sudah banyak melakukan tes PCR melalui kegiatan active case finding.

Tes PCR itu utamanya dilakukan di wilayah-wilayah rawan penularan Covid-19. Pasien-pasien positif Covid-19 yang ditemukan melalui active case finding kemudian langsung diisolasi.

“(Active case finding) ini yang menyebabkan angka (Covid-19) Jakarta tinggi. Bukan berarti buruk sekali, justru kami menemukan mereka (pasien positif Covid-19) yang ada di luar. Kalau tidak ditemukan, mereka akan lebih banyak lagi risikonya menularkan kepada yang lainnya,” tutur Suharti dalam webinar tersebut.

Selain menemukan banyak kasus baru, kata Suharti, Pemprov DKI juga bisa menemukan wilayah-wilayah yang harus dikendalikan dengan ketat melalui active case finding tersebut.

Hingga Rabu kemarin, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 68.079 kasus. Sementara itu, khusus di Jakarta, jumlah kasus hingga Rabu kemarin sebanyak 13.069 pasien positif Covid-19.

Editor: Ferizal | Sumber: Navri Magazine

KUKERTA UNRI

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Terbaru

30 Hari Kampanye, 2.801 Kali Pertemuan, Satu Calon Walikota dan Dua Pejabat ASN Jadi Tersangka

Wartautama.co (Pekanbaru) - Selama 30 hari pelaksanaan Kampanye sejak 26 September 2020 sampai dengan seninn 26 Oktober 2020 lalu, Bawaslu se-Riau mencatat Paslon Bupati/Walikota...

Bagikan Bantuan Sembako saat Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Berikut Penjelasan Ketua PW AMMDI

Wartautama.co (Batam) -- Sampene hari Sumpah Pemuda, yang digelar 28 Oktober 2020. PW AMMDI Kepri melakukan berbagai kegiatan bakti sosial(Baksos) berupa pemberian sembako di...

DPD KNPI Meranti Harumkan Nama Daerah Sempena Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Wartautama.co (Meranti) - Upaya memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2020, DPD KNPI Kepulauan Meranti raih penghargaan sebagai Juara I Lomba Film Pendek yang diselenggarakan...

Ini Pesan Kapolda Riau Saat Tinjau Posko Terpadu Chek Point Perbatasan Riau – Sumbar

Wartautama.co (Kampar) - Rabu siang (28/10/2020) dihari pertama pelaksanaan libur bersama, Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, M.Si bersama Forkopimda...

Berita Terkait

Penyanyi dengan Hits Telolet Om Om, Intan Sari Akan Buat Group Duo

Wartautama.co (Jakarta) - Pedangdut cantik dan sexy Intan Sari yang juga pelantun lagu “Telolet Om-Om” ciptaan Endang Raes, merasa bosan menjadi biduanita Solo, dia...

Wildan Asfan: 20% Penularan Covid-19 di Riau dari OTG

Wartautama.co (Pekanbaru) - Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Riau dokter Wildan Asfan mengungkapkan 20% penularan wabah covid-19 di Riau dari Orang Tanpa Gejala atau OTG....

Alhamdulillah Pasien Sembuh di Riau Bertambah 116 Jadi 6.967 Orang

Wartautama.co (Pekanbaru) - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa hari ini, Minggu (18/10/2020), ada tambahan 116 pasien Covid-19 yang...

Polsek Sabak Auh Adakan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan

Wartautama.co (Siak) - Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19), Kapolsek Sabak Auh, Polres Siak, Ipda. Cevin Thimorut Beryan Djari, S.Tr.K berserta jajaran...

Kapolsek Sungai Apit Bersama Bhabinkamtibmas Lakukan Pengamanan Saat Pengambilan Swab Warga Teluk Mesjid

Wartautama.co (Siak) - Kapolsek Sungai Apit, AKP Yudha Efiar, SH bersama Bhabinkamtibmas Kampung Teluk Mesjid bersama Aipda Dodo Putra melakukan pengamanan dan monitoring saat...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini