Seknas BUMP Indonesia Bertemu Petani 4 Desa di Inhu,Perkuat Kelembagaan Untungkan Petani

INHU – Pertanian merupakan salah satu kegiatan paling mendasar bagi manusia. Karena semua orang perlu memenuhi kebutuhan pangan setiap hari.

Pengembangan usaha agribisnis
menjadi pilihan yang sangat strategis dan penting, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di luar minyak dan gas.

Untuk mencapai itu semua perlu sistem agribisnis menciptakan bentuk kelembagaan ekonomi petani yang bersifat agribisnis, di Riau, khususnya daerah pedesaan di Indragiri Hulu.

Ini disampaikan Ketua SEKNAS Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Indonesia Dr Ir.S.Edie Waluyo MM saat bertemu perwakilan petani empat desa, di Kantor Desa Sialang Dua Dahan, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau.

Petani yang hadir ada dari Desa Redang Kecamatan Redang Barat, Desa Seberida Kecamatan Seberida, Desa Batanggangsal Kecamatan Batang Gangsal.

Tampak hadir dalam kegiatan itu Inisiatior BUMP di Riau Alexander Pranoto, Ketua MPC Pemuda Pancasila Indra T, Perwakilan PT Buana Orbit Sejahtera Antoni, dan tokoh masyarakat 4 desa tersebut.

Dikatakan Dr Edi Waluyo, kelembagaan ekonomi petani merupakan kelembagaan usaha petani yang berbadan hukum, memiliki usaha tani produktif yang meliputi sebagian atau seluruh sistem
agribisnis.

Tentunya dengan skala ekonomi yang menguntungkan, serta ditumbuhkembangkan oleh, dari, dan untuk petani.

“Petani harus dengan sadar berusaha untuk memberikan sumbangsih mereka
kearah pencapaian suatu tujuan bersama dan mencapai keuntungan petani. BUMP dipastikan bisa menjadi solusi itu semua, ” jelas Edi kepada para petani yang hadir.

“Kelembagaan petani dapat menjalankan dengan baik, fungsinya sebagai kelembagaan agribisnis yang dapat
membantu petani untuk meningkatkan posisi tawar petani, pendapatan, dan kesejahteraan petani, ” sambungnya.

Kelembagaan petani selama ini seringkali dihadapkan pada masalah ketidakberdayaan
lembaga terhadap pengembangan usaha dan posisi tawar menawar dalam bermitra usaha dengan pihak lain.

“Jadi untuk menguatkan fungsinya, kelembagaan petani tersebut harus
dikembangkan ke arah kekuatan hukum dalam meningkatkan kepercayaan bermitrausaha, yaitu kelembagaan ekonomi petani, ” ucapnya

Maka itu, dari penitian yang dilakukan jelas Dr Edi Waluyo, Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dimaknai sebagai inovasi kelembagaan ekonomi petani yang memiliki tujuan untuk meningkatkan keuntungan ekonomi petani melalui usaha-usaha produktif dalam sistem agribisnis.

Lembaga ini ditumbuhkembangkan oleh, dari, dan petani. Dengan kata lain, BUMP ini untuk petani guna meningkatkan kesejahteraan hidup petani itu sendiri.

Kabupaten Inhu memiliki lahan cukup potensial untuk pertanian. Tinggal menata sitem kelembagaan petani saja.

“Saya yakin Inhu bisa bangkit petaninya, ” ujarnya.

Inisiator BUMP Riau, Alexander Pranoto mengatakan, lembaga ekonomi petani tersebut harus memiliki kekuatan hukum yang legal, agar dapat meningkatkan kepercayaan pihak lain selaku mitra usaha.

“Mitra usaha ini dalam melakukan kontrak usaha dan meningkatkan akses terhadap lembaga keuangan perbankan, serta lembaga penyedia layanan agribisnis lainnya yang dapat menggerakkan Badan Usaha Milik Petani, ” jelasnya.

Implementasi dari BUMP ini, sebutnya, tidak semata-mata hanya mencari keuntungan, tetapi memadukan antara
kegiatan bisnis dan pemberdayaan petani.

Dikatakan, pemberdayaan masyarakat petani dalam hal ini dimaknai sebagai bentuk pembangunan masyarakat yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik
Petani sebagai lembaga petani.

Sistem agribisnis merupakan bentuk kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh BUMP dalam pemenuhan kebutuhan petani.

Kemandirian masyarakat merupakan kondisi yang dialami oleh petani yang ditandai
dengan kondisi kemampuan memikirkan, memutuskan serta melakukan sesuatu yang
dipandang tepat demi mencapai pemecahan masalah-masalah yang dihadapi.

Tentunya, sambung dia, dengan
mempergunakan daya kemampuan yang dimilikinya secara mandiri tanpa secara penuh tergantung kepada pihak lain.

KUKERTA UNRI

Tetap Terhubung

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Terbaru

Cegah Covid-19, Satpolair Pasang Stiker Imbauan Pakai Masker dan Jaga Jarak

Wartautama.co (Meranti) - Satpolair Polres Kepulauan Meranti memasang stiker berisi imbauan kepada masyarakat untuk memakai masker dan menjaga jarak (physical distancing) guna mencegah penyebaran...

Polda Riau Kembali Berhasil Ungkap 36 Kg Sabu dan Amankan 5 Tersangka

Wartautama.co (Pekanbaru) - Polda Riau kembali ukir prestasi dalam pengungkapan peredaran Narkoba. Pada kasus pertama amankan 2 pelaku dan BB sabu 20 kg. Berawal...

Gubernur Apresiasi Guru di Riau Buat Aplikasi ‘Bantu Guru’

Wartautama.co (Pekanbaru) - Guru-guru di Riau berhasil membuat aplikasi 'Bantu Guru'. Karya guru itu rencananya akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada HUT Ke-75...

Serda Marzuki Larang Warga Membakar Lahan Dan Hutan, Guna Antisipasi Karhutla di Desa Teluk Mesjid

Wartautama.co (Siak) - Babinsa Koramil 06/Sungai Apit Serda Marzuki,melaksanakan himbauan karhutla di Desa Teluk Mesjid kecamatan Sungai Apit, dalam rangka menimbulkan kesadaran masyarakat untuk...

Berita Terkait

Pencuri Buah Sawit Ditangkap Karyawan Kebun, Polsek Batang Gansal Inhu Lepaskan?

Wartautama.co (INHU) - Seorang Pria (JSM Siburian), diduga melakukan pencurian buah sawit di Desa Penyaguan Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu Riau, di kebun PT....

Polisi Jangan Diam Saja, Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Musda Golkar Inhu

Wartautama.co (Inhu) - Aksi pengeroyokan dan penganiayaan yang menimpa sekretaris Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau Ilham Permana, harus...

Tim Pengabdian UNRI Manfaatkan Perkarangan untuk Ditanami Tanaman Obat Keluarga

Wartautama.co (Inhu) - Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang memiliki khasiat sebagai obat. Tanaman ini biasanya ditanam di sebidang tanah,...

Masyarakat Desa Talang Selantai Terima Sertifikat Tanah

Wartautama.co (Inhu) - Kantor Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional ( ATR/BPN) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menyerahkan sertifikat Tanah obyek reforma agraria (TORA)...

Polisi di Rengat Antar Daging Kurban Kepada Warga Distabilitas

Wartautama.co (Indragiri Hulu) - Momen hari raya Idul Adha tahun 1441 Hijiriah ini terasa sangat spesial khususnya bagi kaum distabilitas yang bertempat tinggal dikota...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini