Gempa Hari Ini – Barat Daya Bantul DIY Diguncang Gempa 5,1 SR, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

WARTAUTAMA.CO – Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,1 mengguncang barat daya Bantul, DIY, Sabtu (10/8/2019).

Berdasarkan keterangan BMKG di akun twitternya, gempa terjadi pada pukul 20.26 WIB.

Pusat gempa berada di 105 km barat daya Bantul dengan kedalaman 10 km.

BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

#Gempa Mag:5.1, 10-Aug-19 20:26:41 WIB, Lok:8.81 LS,110.08 BT (105 km BaratDaya BANTUL-DIY), Kedalaman:10 Km, tidak berpotensi tsunami #BMKG,” tulis @infoBMKG.

Sebelumnya, gempa dengan kekuatan magnitudo 5,1 juga mengguncang wilayah tenggara Maluku Tengah, Sabtu (10/8/2019).

Dikutip dari akun twitter Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 19.01 WIB.

Pusat gempa berada di laut 256 km tenggara Maluku Tengah dengan kedalaman 10 km.

BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

#Gempa Mag:5.1, 10-Aug-19 19:01:33 WIB, Lok:5.51 LS,129.64 BT (256 km Tenggara MALUKUTENGAH), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG,” tulis @infoBMKG.

Belum ada informasi dampak kerusakan akibat gempa tersebut.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

Sumber: Tribunnews.com

Editor: Reza

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
BERITA TERKAIT
- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_img
BERITA TERBARU
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here