Semarak HUT IKPTB Ke-20, Sarwie Resmi Nakhodai IKPTB Pekanbaru

PEKANBARU – Semarak sekali perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Keluarga Persaudaraan Tionghoa Bengkalis (IKPTB) Pekanbaru ke- 20 tahun sekaligus pengukuhan kepengurusan IKPTB baru periode 2019 – 2022.

Acara digelar di Gedung Serbaguna IKPTB Pekanbaru yang baru saja diresmikan oleh Walikota Pekanbaru tadi siang. Tampak ribuan warga yang tergabung di IKPTB dan tamu undangan memenuhi gedung serbaguna IKPTB, Jalan Karya Indah, Pekanbaru Kamis (8/8/2019) malam.

Diketahui Ketua Umum IKPTB sebelumnya yang sudah menjabat selama 3 periode pada 2 dekade ini secara resmi menyerahkan kedudukannya sebagai Ketua Umum (Ketum) kepada Sarwie untuk melanjutkan visi misi dari IKPTB lebih baik lagi kedepannya.

Hal ini ditandai dengan pembacaan SK pelantikan oleh Toni dilanjut dengan penyerahan bendera petaka IKPTB kepada Ketum baru, Sarwie. Tampak dengan semangat baru, Sarwie menerima bendera petaka IKPTB tersebut dan mengibar-ngibarkannya sembari disambut tepuk tangan para undangan yang hadir.

Kepada awak media, Ketum IKPTB Sarwie mengatakan, malam ini dengan resmi saya diberi amanah untuk menjadi Ketum IKPTB Pekanbaru, tentu ini akan saya jaga dan jalani sesuai dengan amanat pendahulu IKPTB dan tentu apa yang sudah menjadi program yang sudah berjalan akan saya lanjutkan.

“Yang jelas program kami bergerak dibidang sosial, kami tidak akan masuk keranah politik, karena ini yang menjadi amanat terdahulu kami,” ucap Sarwie.

Misalnya jika ada warga IKPTB yang sakit, kami harus sama-sama turut membantu dan mengunjungi, bahkan jika ada yang meninggal/wafat kami akan sama-sama melayat. Karena inilah arti dari persaudaraan.

Harapan saya kepada kepengurusan yang baru terlantik malam ini, harus bisa lebih kompak dan solid lagi kedepannya. Jangan sampai ada masalah-masalah kecil yang bisa menghambat pergerakan kita kedepannya.

“Saya juga mengapresiasi Ketum sebelumnya pak Toni yang kerjanya membangun IKPTB sangat luar biasa sekali, bahkan sudah melampaui batas target yang ingin dicapai, ibaratkan dahulu IKPTB itu kapal, saat ini bisa langsung berubah menjadi pesawat yang terus bermanuver,” imbuh Sarwie.

Sementara mantan Ketua Umum IKPTB Toni menyampaikan kesan dan pesan selama 9 tahun berkecimpung di IKPTB sehingga banyak pelajaran hidup yang bisa ia rasakan.

“Banyak pelajaran yang saya rasakan selama menjadi Ketum IKPTB. Saya juga merasa bersyukur diakhir kepemimpinan saya bisa ditutup dengan baik sekali, hal ini merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi diri saya,” ucap Toni.

Harapan saya tentu kepada ketua yang baru kedepan bisa menjalankan visi misi lebih baik lagi dan bisa lebih kompak dan solid dalam menjalankan roda organisasi IKPTB ini.

Toni juga berkomitmen, meski ia tidak lagi menjadi ketua umum, namun ia tetap akan membantu IKPTB kedepannya apalagi saat ini dirinya dipilih sebagai pengawas di IKPTB.

“Saya mengimbau kepada seluruh anggota untuk tetap menjaga persaudaraan kita dan senantiasa mewujudkan keinginan leluhur kita untuk saling menjenguk jika ada yang sakit dan saling tolong menolong sesama kita bahkan kepada orang lain juga,” tutur Toni.

Sembari menutup pembicaraan, Toni juga berterima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, pihak-pihak yang telah membantu selama kepemimpinan dirinya termasuk juga para media. “Semoga kedepan kemitraan ini bisa tetap terjaga dan senantiasa menjalin hubungan yang lebih baik lagi,” tutup Toni. (Fer)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
BERITA TERKAIT
- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_img
BERITA TERBARU
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here