Rekontruksi Pembunuhan Erna Warga Gelora Meranti

WARTAUTAMA.CO (MERANTI) – Kasus Pembunuhan Erna yang di lakoni oleh IG (19) warga jalan komplek UKA RT 03/RW 03 Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing tinggi, di peragakan ulang di Mapolres Meranti, Rabu (3/7/2019) Pagi.

Adegan atau aksi menggunakan senjata tajam (Sajam) tersebut diragakan pelaku pada saat rekonstruksi kasus pembunuhan Erna Widyawati (alm) di halaman Mapolres Meranti jalan Pembangunan I Selatpanjang.

Terlihat hadir, Wakapolres Meranti Kompol Irmadison SH, Kasat Reskrim AKP Aryo Damar, SH SIk Pejabat utama Polres dan Personil Polres serta unsur Kejari Meranti Kasi Pidum Kejari Meranti, Junaidi Abdilah, Jaksa Pungsional Nidia Eka Putri dan Pengacara Yunita Sari SH MH.

Kasat Reskrim Polres Meranti AKP Aryo Damar, SH SIK menyampaikan bahwa adapun kasus pembuahan ini dilakoni oleh IG (19) sendiri.

“Tidak ada tersangka lain dan tidak ada kejanggalan sama dengan hasil penyelidikan, namun kita tetap kawal kasus pembunuhan tersebut,” ungkap AKP Aryo Damar.

“Sesuai Pasal bisa Seumur hidup Se kurang-kurangnya 20 tahun Penjara,” imbuh Kasat Reskrim.

Diceritakan sebelumnya, kematian Erna Widyawati (33) Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, tewas bersimbah darah usai ujung pisau menusuk di bagian leher.

sebelumnya, sebagaimana yang diceritakan Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH MH dalam Konferensi Pers di Mapolres Meranti, Selasa 14 Mei 2019 siang lalu, Kematian Erna Widyawati yang memiliki dua orang anak berserta Suami bernama Zaipullah itu mati ketika diduga pelaku berinisial IG (19) menghabiskan nyawa korban dengan sebilah pisau dapur berwarna putih.** (Azwin)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
BERITA TERKAIT
- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_img
BERITA TERBARU
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here